Resume Talkshow

TALKSHOW 1 KEMAHASISWAAN ORMAWA

Pembicara : Mas Andi dan Mas Ade

              Mahasiswa berprestasi dapat dilihat dari dua sisi yaitu prestasi di bidang akademik seperti IPK, lomba dan lain-lain. Dan prestasi di bidang sosial seperti kita sosialisasi dengan dosen dan lain-lain. Jadi jika kita tidak bisa berprestasi di bidang akademik maka kita bisa mencoba berprestasi di bidang sosial. Salah satu cara agar kita bisa berprestasi di bidang sosial kita bisa mencoba untuk bergabung di ormawa yang ada. Banyak hal yang akan kita dapatkan dengan bergabung di ormawa contohnya adalah 4c (communicatif, creatif colaboratif dan critical thinking), juga dengan kita bergabung di ormawa kita tidak akan merasa sendirian, kita akan mengetahui bagaimana artinya menjadi sebuah tim di mana kita akan menyelesaikan suatu masalah. Banyak sekali masalah yang akan harus kita selesaikan di dalam ormawa jadi hal tersebut akan melatih kita dalam menghadapi masalah-masalah di masa depan nanti.

Sebagai mahasiswa janganlah kita menjadi mahasiswa yang hanya kuliah pulang atau sering disebut dengan mahasiswa kupu-kupu, memang jalan tersebut bukan jalan yang salah tapi kalau ada jalan yang lebih baik kenapa tidak kita mengambilnya. Ini adalah masa untuk mahasiswa baru untuk membuat kesalahan dan kita belajar dari kesalahan tersebut. janganlah pernah takut untuk mencoba sesuatu dan tetaplah lapar danmerasa haus apapun itu jalannya.

             

 

TALKSHOW 2 PENGENALAN LINGKUNGAN AKADEMIK

Pembicara : Prof.dr.Setya Budi Idartono 

Untuk mahasiswa tahun di 2020 akan menggunakan kurikulum yang baru yaitu kurikulum medeka. Di kurikulum merdeka ini mahasiswa diberikan kebebasan lebih dalam proses perkuliahan, contohnya adalah di kurikulum merdeka SKS yang wajib diambil di prodi asal adalah 5 semester dan PTN asal akan memberikan hak bagi mahasiswa untuk dapat mengambil SKS di luar prodi selama 3 semester, bahkan di luar perguruan tinggi asal dengan ketentuan dapat mengambil SKS di luar perguruan tinggi asal selama 2 semester dan dapat mengambil SKS di prodi yang sama selama 1 semester (kecuali prodi Kesehatan).

Kita sebagai mahasiswa baru akan dievaluasi di 2 tahun pertama dan apabila di 2 tahun pertama IPK kurang dari 2 maka kita akan terkena DO (Drop Out). Jadi kita harus fokus memanage diri kita di 2 tahun pertama dan jangan memaksa untuk mengambil SKS tambahan apabila kita tidak mampu. Lalu berkaitan dengan transfer kredit kita dapat mengambil mata kuliah di kampus lain tergantung dengan kerjasama universitas tersebut.

 


TALKSHOW 3 ENTERPRENEURSHIP

Pembicara : Guswan Bahri Alfarizi 

              Guzwan Bahri Al Farizi merupakan mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta dan juga founder dari Fresher 58. Menurut kak Guzwan enterpreneur merupakan seorang wirausahawan yang mampu membaca peluang bisnis, kreatif, punya inovasi dan dapat memecahkan masalah dan menciptakan suatu produk yang mempunyai value dan inovasi yang bagus. Dan entrepreneur juga memiliki resiko yang besar. mengenai seberapa pentingnya mahasiswa untuk terjun ke bidang wirausaha itu relatif karena itu semua kembali ke pribadi masing-masing tapi akan lebih bagus jika mahasiswa dapat terjun ke dunia wirausaha karena kita dapat mengedukasi orang lain, merekrut orang lain dan membantu orang lain yang membutuhkan finansial ataupun pengalaman.

Banyak sekali manfaat saat kita menggeluti bidang enterpreneurship salah satunya adalah relasi. Dengan relasi kita dapat dengan mudah dalam membuat bisnis-bisnis baru yang akan kita kembangkan. Untuk mahasiswa yang ingin menjadi wirausaha jangan pernah takut untuk memulai atau mencoba dan juga gagalah sebanyak-banyaknya karena apabila kita sudah gagal berkali-kali kita akan dapat menemukan bagaimana cara kita mengatasi kegagalan tersebut.

 


TALKSHOW 4 SOCIOPRENEUR

Pembicara : Andika Mahardika

              Andika Mahardika merupakan CEO sekaligus founder dari Agradaya Sustainable Herbs and Spices. Menurut ke Andika Mahardika yang namanya bisnis itu harus sosio  karena manusia itu ketika beraktivitas atau ketika berbisnis harus memperhatikan tidak hanya faktor keuntungan saja tetapi harus memperhatikan faktor manfaat baik atau buruk ke sesama manusia ataupun ke lingkungan alam. Kita bisa menciptakan sebuah ide dalam sociopreneur berdasarkan dari keresahan masyarakat dengan cara  kita perlu memerlukan observasi. Menjadi sociopreneur sangat dekat dengan yang namanya empati seperti contoh, bagaimana kita bisa melihat masalah- masalah di lingkungan sekitar kita dan hati kita dapat tergerak untuk memecahkan masalah di sekitar kita.

Banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil ketika kita menciptakan sebuah bisnis dengan konsep sociopreneur contohnya adalah kita dapat lebih banyak bersosialisasi dengan orang lain. Sebagai sociopreneur apabila kita ingin menyebarkan nilai sosial, mulailah dengan yang terdekat terlebih dahulu lalu kita juga perlu berkolaborasi dengan banyak partner. Dan kita sebagai mahasiswa memiliki banyak peluang untuk memberikan manfaat bagi orang-orang yang tidak seberuntung kita. 

Komentar

Posting Komentar